Narapidana Juga Manusia (Biasa)

 

Berbagai persoalan yang terjadi pada para mantan narapidana ini tidak mudah begitu saja ditangani oleh pihak Rutan atau Lembaga Permasyarakatan. Terlalu lemah pengamanan bisa menyebabkan narapidana kabur, namun terlalu ketat akan dimaknai sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia untuk mendapatkan hidup yang layak. Persoalan ini akan semakin bertambah runyam bila melihat ruang bagi narapidana yang tidak memperhitungkan kepadatan (density), satu ruang tahanan diisi lebih dari 5 orang. Padahal situasi yang padat dan crowded akan meningkatkan agresivitas yang mengarah pada violence atau kekerasan antara sesama tahanan. Apalagi sebagian besar Rutan atau LP tidak memiliki jumlah petugas yang memadai sesuai dengan kuantitas penghuninya, sehingga akan menyulitkan dalam proses pengawasan pada persoalan masing-masing narapidana. Keterbatasan petugas dibandingkan penghuninya akan menyulitkan untuk mengendalikan proses interaksi negative dari para narapidana, seperti konflik antar penghuni, relasi seksual yang negative (homoseksual / lesbian), dsb. Memang sudah banyak yang disiapkan oleh Rutan / LP untuk menyiapkan mantan narapidana untuk bisa diserap sebagai tenaga kerja di lingkungan tempat asalnya nanti,misalnya memberikan pelatihan kerja. Namun demikian proses sosialisasi tetap merupakan poin penting yang perlu dilakukan terutama pendampingan yang memadai dari konselor yang memang benar-benar disiapkan agar para mantan narapidana bisa hidup normal dan diterima oleh lingkungan sekitarnya.


Kondisi di dalam Rutan yang serba terbatas tersebut memang bisa memberikan efek jera bagi para penghuninya. Namun demikian di sisi lain akan memberi dampak psikologis yang berat pula bagi mereka. Para penghuni tentu berharap setelah mereka keluar dari kawah Candradimuka tersebut akan mendapatkan kebebasan dan merasakan kembali sebagai manusia yang penuh dengan harap akan diterima di lingkungannya kembali. Namun demikian tidak semua harapan akan sesuai dengan realitas yang diinginkan. Para mantan narapidana lebih banyak mendapatkan reaksi negative dari lingkungan sekitarnya. Padahal dukungan social dari teman dan keluarga mutlak dibutuhkan mereka. Empati dan memberi dukungan emosional, arahan untuk tidak putus asa, penerimaan yang menyenangkan, dukungan informasi tentang lahan pekerjaan, dukungan materi, tidak memandang dengan rasa kasihan, memberikan peran yang sama di dalam lingkungan tempat tinggal, akan menjadi obat mujarab yang bisa menyembuhkan para mantan narapidana untuk berperilaku normal seperti masyarakat pada umumnya, yang patuh dan taat akan norma yang melingkupinya.


Namun demikian penerimaan dan dukungan dari masyarakat tidak berguna bila narapidana tidak ada niat untuk berubah. Kehidupan di penjara seharusnya bisa menjadi semacam kontemplasi atau penyadaran para penghuninya tentang pentingnya sebuah kebebasan, pentingnya menghormati norma-norma hukum yang ada di masyarakat, pentingnya berperilaku sehat dan mengendalikan emosi, begitu berharganya keluarga dan orang-orang yang berperan dalam kesehariannya, begitu nikmatnya menatap kehidupan di masa depan. Pikiran dan niat positif tersebut akan mengarahkan seseorang untuk berperilaku positif dalam keseharian nantinya. Image negative, cap / stigma negatif dari masyarakat akan menghilang dengan sendirinya seiring perubahan pikiran, sikap dan perilaku menuju kebaikan. Oleh karena itu kesiapan psikologis untuk bisa “fight” dalam kehidupan sebenarnya bagi para mantan narapidana harus disiapkan sejak dini agar penjara tidak lagi dipenuhi oleh orang-orang yang sebenarnya tidak ingin berbuat jahat, tapi situasi dan kesempatan yang menekan mereka untuk bertindak kejahatan. Mantan narapidana “hanyalah manusia biasa, yang tak pernah lepas dari khilaf, dan mencoba merubah segalanya, mungkin ada kesempatan” seperti lirik lagu grup band Radja.

 

 

 

 

Pencarian Cepat

Pengumuman

Selamat Datang

Selamat datang di website pribadi saya. Semoga website ini dapat berguna bagi mahasiswa saya khususnya dan bagi seluruh masyarakat pada umumnya. Amin...

 

 

Statistik Pengunjung

273066
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
180
188
368
270889
6025
8335
273066

Your IP: 54.198.2.110
Server Time: 2034-11-20 10:10:12